Senin, 18 Maret 2013



Liga Soccer 1 -  Profil Galatasaray club dari negeri Turki,gala meanjadi Kuda Hitam Di ajang Liga Champions Setelah Mengalahkan Shalke Di babak 16 besar liga Champions dan Lolos Ke *9besar Liga champions menghadapi Real Madrid.

Ali Sami Yen, presiden pertama klub, seorang yang visioner. Tak hanya ingin menjadi yang terdepan di negeri sendiri, Galatasaray ingin dibawanya sejajar dengan klub-klub luar negeri, terutama Inggris. Selain sepakbola, Galatasaray juga memiliki cabang olahraga lain, antara lain seperti basket, voli, atletik, bridge, dan renang.

Salah satu periode terbaik Galatasaray adalah musim 1986-87 ketika menjuarai 15 gelar di semua cabang olahraga yang mereka ikuti.

Di ajang sepakbola antarklub internasional, Galatasaray adalah yang terbaik di Turki. Gala adalah satu-satunya klub Turki yang pernah mendapatkan trofi Eropa. Prestasi itu diukir pada musim 1999-00 ketika bersama Fatih Terim, pemain dan pelatih legendaris mereka, Gala sukses meraih Piala UEFA dengan menaklukkan Arsenal melalui adu penalti, 4-1.

Saat itu, Gala tampil di Piala UEFA sebagai klub yang tersisih dari babak penyisihan grup Liga Champions. Sebelum melangkah ke Piala UEFA, Gala menyisihkan AC Milan. Di Piala UEFA, langkah Gala tak tertahan dan tampil tak terkalahkan hingga sukses mengangkat trofi di stadion Parken, Kopenhagen.

Prestasi di Eropa masih ditambah oleh pelatih pengganti Terim, Mircea Lusescu, awal musim berikutnya. Klub Spanyol juara Liga Champions, Real Madrid, digasak 2-1 lewat dua gol Mario Jardel. Jadilah Galatasaray satu-satunya klub Turki yang mampu menyandingkan dua trofi Eropa. Prestasi yang sulit disamai hingga saat ini, dan mungkin di masa depan.

Di kalangan klub Eropa, Gala dikenal tampil menakutkan di kandang sendiri. Pendukung stadion Ali Sami Yen dikenal fanatik dan tak segan mengintimidasi tim lawan dengan kembang api, kibaran bendera, hentakan drum, dan poster-poster raksasa. Beberapa kasus mewarnai , salah satunya yang menimpa pendukung Leeds United beberapa musim lalu. Tak heran, stadion Ali Sami Yen dijuluki sebagai "neraka".
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

    Hak Cipta

    Segala yang berhubungan dengan blog atau artikel ini mempunyai hak cipta atas nama adi saputra